Reporter Tribunnews melaporkan di Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. Anggota Komite Kantor Berita-DPR Jakarta I TB Hasanuddin mendorong pemerintah untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada para dokter yang meninggal, dan mereka juga berjuang melawan prospek wabah Covid-19.

Politikus PDI-P menyarankan tim medis untuk mendapatkan layanan atau penghargaan dari negara dengan mengorbankan nyawa mereka. Hasanuddin mengatakan kepada wartawan, Minggu (4 Desember 2020): “Saya percaya bahwa tim medis ini telah melayani umat manusia jauh di luar cakupan tanggung jawabnya. “- Terungkap bahwa staf kesehatan yang terdiri dari dokter dan staf medis siap untuk menyelesaikan tugas mulia menyelamatkan pasien dari Covid-19, bahkan jika mereka tahu itu mungkin mati.

Hasanuddin mengatakan bahwa semua tugas adalah Tulus dan tidak akan menolak dan tidak memiliki visi.

“Dia merasa sangat bermartabat untuk layanan ini dan memenuhi persyaratan, jika negara memberikan penghargaan kepada negara-negara seperti Bintang Mahaputra atau Bintang Jasa Negara berdasarkan Keputusan No. 60 Logo, informasi tentang gelar, penghargaan dan penghargaan pada tanggal 20, 2009, “katanya. – Baca: Ridwan Kamil menyebutkan dua hal menarik ketika menerapkan CBDRES di 5 wilayah Jawa Barat-ia menambahkan Mengatakan bahwa jika situasinya akan berakhir dan pandemi berakhir, tubuh tim medis yang telah meninggal telah dipindahkan. Untuk memperingati negara, mereka akan dikirim ke pemakaman para pahlawan.

“Negara juga harus memberikan kompensasi yang lebih tepat untuk keluarga yang ditinggalkan. Selain pendidikan anak-anak, Kementerian Kesehatan hanya dapat memberikan beasiswa. , “katanya .

Ada 4.241 kasus korona positif di Indonesia