Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sebanyak 197.256 orang terdaftar dan menerima bantuan bulanan Rp 60.000 untuk jangka waktu tiga bulan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Ini adalah rencana keamanan Polisi Nasional 2020, yang dirancang untuk membantu masyarakat, terutama mitra transportasi yang terinfeksi oleh virus korona. Brigadir Jenderal Argo Yuwono, Mabes Polri Karo Penmas mengatakan bahwa proses pemilihan mitra transportasi untuk bantuan telah diserahkan kepada Biro Transportasi masing-masing polisi nasional. – “Data akan dikumpulkan dari Departemen Kepolisian Daerah dari Biro Transportasi, dan juga harus dipilih sehingga bantuan benar-benar ditargetkan pada pengemudi bus, taksi, truk, angkutan umum, ojek sepeda motor tradisional, gerbong, becak, berbagai kerudung, bajaj atau bemo hingga sewa di seluruh Indonesia benar-benar dilanda pandemi, “kata Argo saat menghubungi Tribunnews.com, Jumat (17/4/2020).

Baca: Jambu ke jeruk disebut preventive ion Co-19, benarkah?

Combus Sambodo Purnomo, direktur Biro Transportasi Metropolitan Bombardier, mengatakan kepada Borda Metro bahwa lebih dari 40.000 mitra transportasi telah menerima bantuan dari rencana keselamatan 2020. – “Di antara polisi kereta bawah tanah, 40.000 orang, seperti supir taksi, supir bus, supir bus, dan personel angkutan umum lainnya,” kata Sambodo kepada Tribunnews.com.

Sambodo menjamin bahwa penerima bantuan ini akan tiba tepat waktu, dan tidak ada yang akan menerima bantuan ganda karena proses seleksi dan verifikasi. — Baca: Dewan Perwakilan IX bingung tentang kebutuhan RI, tetapi pemerintah bahkan mengekspor – mereka harus membawa kembali salinan KTP dan nomor ponsel mereka. Memang, ada banyak rencana pemerintah yang serupa. Tidak ada penerima duplikat yang diharapkan. Dia mengatakan: “Data kami diperoleh dari masing-masing perusahaan dan diverifikasi oleh NIK untuk menghindari duplikasi.” Sambodo menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan modul pelatihan setiap bulan. — Harap dicatat bahwa dana bantuan ini adalah hasil redistribusi Polisi Nasional dari anggaran Mahkota.

Polisi Nasional telah mengurangi anggaran untuk kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh orang asing untuk membantu masyarakat.

Bantuan bergabung dengan 34 provinsi Bank BRI secara bersamaan, dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap pertama (15 April – 15 Mei), tahap kedua (16 Juni hingga 15 Juni) ) Dan tahap ketiga (16 Juni – 15 Juli).