TRIBUNNEWS.COM-Ketika wabah virus korona belum berakhir, pemerintah Singapura akhirnya menutup semua bar dan tempat hiburan selama sebulan.

Penghentian akan dimulai besok (Kamis, 26 Maret, 2020) mulai jam 11: 59 pagi waktu setempat hingga Kamis berikutnya (30/4/2020).

“Pertemuan di luar pekerjaan dan kegiatan sekolah akan berlaku mulai Kamis (26/3/2020) hingga 11.59 malam, dan akan berlaku hingga setidaknya salah satu anggota staf mengatakan:” 30 April, Kementerian Kesehatan Singapura. “Meskipun demikian, Singapura masih membuka fasilitas, fasilitas, dan infrastruktur publik lainnya, seperti pusat perbelanjaan, museum, dan restoran, tetapi jam buka dibatasi. – Baca: Pengemudi curhatan Ojol di Corona terisolasi dari masyarakat: Bisakah Anda melakukannya di rumah dan apa yang harus kita lakukan?

Sama seperti Indonesia, Singapura telah menetapkan jarak sosial di antara warganya dengan menutup semua kantor. Sekolah yang memungkinkan karyawan dan siswa untuk bekerja dari rumah atau bekerja dari rumah (WF H) Sejauh ini, 558 orang Singapura yang dikonfirmasi telah terinfeksi virus Corona.

Pada hari Selasa pagi (24 Maret 2020), hanya 445 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Organisasi Kesehatan Dunia, dunia telah mengkonfirmasi bahwa 422.829 orang positif untuk Covid-19, dan 18.907 orang dinyatakan meninggal .————————————— Peningkatan tajam dalam kasus yang dikonfirmasi membuat Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan pandemi virus Corona sebagai pandemi. Ini berarti bahwa virus telah menyebar ke seluruh dunia. (Kompas.com/Suhaiela Bahfein) -Artikel ini disiarkan di Kompas.com dengan judul: “Mulai besok dan Kamis, Singapura akan menutup semua bar dan tempat hiburan.