Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Mabes Polri Karo Penmas, Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan bahwa pasukan polisi nasional menyemprotkan desinfektan di 3.000 tempat umum. Total 3.000 poin diperoleh dari Jakarta ke tempat-tempat umum di berbagai daerah, “kata Argo dalam sebuah pernyataan kepada polisi investigasi kriminal, Kamis (26/3/2020).

Penjelasan oleh kepala hubungan masyarakat mantan polisi wilayah Jawa Timur Mengatakan bahwa beberapa polisi setempat telah menggunakan semprotan desinfektan dengan bantuan semprotan drone, seperti polisi Pekanbaru di Riau.

Kepala hubungan masyarakat di Departemen Kepolisian Riau mengatakan Komisaris Sunalto Kepala sekolah mengatakan bahwa sekali drone semprotan dapat membawa 15 liter desinfektan.

Baca: Kapan Amerika Serikat akan menghentikan wabah virus korona? Penjelasan para ahli kesehatan Amerika

Disinfektan yang diproduksi oleh Kepolisian Riau Itu terdiri dari hidrogen peroksida, natrium hipoklorit dan air. — “Kepolisian Riau terus berinovasi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Selain di Pekanbaru, drone penyemprotan juga dilakukan di Kota Dumai, Kabupaten Sikh dan Kampar, “tambah Sunalto.” – Dipahami bahwa polisi nasional akan berada dalam 30 hari ke depan Intervensi terpusat diselenggarakan untuk mengamankan Nusa II pada tahun 2020 sebagai bagian dari pengelolaan virus korona di seluruh Indonesia.

Baca: Cegah penyebaran COVID-19 dan batalkan perusahaan publik yang pulang

Selama operasi, polisi dan semua stafnya masih berkoordinasi dengan BNPB, TNI dan pemerintah daerah untuk mengambil tindakan pencegahan, mitigasi, dan penegakan hukum sebagai prioritas.

Ketua Operasi Keamanan Nusa II 2020 adalah Kabarhakam Polri dari Komjen Agus Andrianto.

Termasuk inspeksi untuk memeriksa apakah Rumah Sakit Polisi Kra Pad Jati di Jakarta Timur dan Rumah Sakit Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat siap menerima pasien korona.