Pendidikan penilaian TRIBUNNEWS.COM-Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta tentang pengelolaan Covid-19 dimulai dengan kondisi mental, terutama pendidikan untuk menjaga jarak sosial dan jarak fisik. .

Bacaan: 109 narapidana berasimilasi ditangkap paling banyak di Jawa Tengah, Sumatera bagian utara dan Jawa bagian barat

“Saya melihat mobil bundar tahu, yang terdengar sangat bagus. Akhirnya, Saya pikir ini bagus seperti ini. Pada titik ini, beberapa poin pendidikan Covid-19, terutama di antara orang-orang yang saat ini menyediakan pendidikan, akan sangat sulit jika mereka pergi langsung, “katanya di BNPB, Kamis (14/5/2020) Siaran. Selama satu bulan berturut-turut, mobil NU yang disosialisasikan Covid kini telah mulai berkembang.

Baca: Pemerintah melaporkan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB tentang dugaan eksploitasi kru Indonesia terhadap kru Cina

“Dari sana, ada lima mobil, alhamdulillah, saat ini ada 150 mobil yang siap dan berjalan Ada berapa mobil di sana.

Baca: #BanggaBuatIndonesia Movement membantu perusahaan kecil dan menengah online

Makky juga mengatakan bahwa jumlah relawan NU meningkat untuk memberikan pendidikan publik untuk Covid-19.

Ada total satu Ribuan relawan berada di bawah komando NU.

Dia menambahkan: “Relawan nasional telah terdaftar di database kami, ada 4.092 relawan dari kelompok WA 4, kami selalu yakin Waktunya pelatihan. “Dia menyimpulkan bahwa ada banyak tim sukarelawan dari gugus tugas, dan masing-masing tim tidak memiliki laporan secara keseluruhan. Saya yakin akan ada lebih dari 10.000.