Laporan reporter tribunnews.com Danang Triatmojo ——TRIBUNNEWS.COM, Gubernur Jakarta-DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengeluarkan Peraturan Gubernur No. 47 tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan ekspor dan / atau memasuki provinsi DKI untuk mencegah proliferasi.

Anies Baswedan menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan gubernur, tidak semua penduduk DKI Jakarta dapat meninggalkan wilayah Jabodetabek – upaya ini dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Jakarta. Covid-19 .

Baca: Taeyang BIGBANG menjelaskan alasan menikahi Min Hyo Rin

“Menurut kebijakan ini, semua penduduk Jakarta DKI tidak boleh bepergian ke luar wilayah Jakarta yang lebih besar. Jauhkan Covid- 19 mengendalikan virus, “kata Anies Baswedan pada sebuah pertemuan. Konferensi pers diadakan di Balai Kota DKI Jakarta di Jakarta Pusat. , Jumat (15 Mei 2020).

Selain itu, peraturan tersebut juga memberikan dasar hukum bagi mereka yang menghadapi penjahat di tempat kejadian.

Baca: Menentukan kepastian penembakan La Liga tergantung pada otoritas kesehatan Spanyol-dalam Pasal 4 (1), berkenaan dengan pembatasan kegiatan perjalanan, dilarang bagi individu atau pelaku bisnis untuk melakukan di dalam atau di luar Provinsi Jakarta selama PSBB Kegiatan perjalanan. -Lalu, pada ayat (2), setiap orang atau pelaku bisnis yang melanggar ketentuan ayat (1) harus memikul tanggung jawab dari pembalikan kepada manajemen atau tempat tinggal sampai 14 hari setelah diharuskan menjalani karantina kesehatan.

“Pembatasan ini berlaku untuk wilayah Jabodetabek, dan penduduk Jakarta tidak diizinkan untuk meninggalkan daerah itu,” kata Anies Baswedan.

Nomor Kotak Corona di Indonesia