Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) mendesak orang untuk menjadi lebih pintar dan pintar ketika memilih makanan selama pandemi Corona atau Covid-19.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah memiliki peran dalam memastikan kesehatan masyarakat dan kualitas makanan.

Kemudian, untuk petani dan peternak, pastikan untuk mengadopsi metode pertanian yang baik atau metode pertanian, dan memastikan bahwa perusahaan pengolahan makanan memastikan bahwa makanan diproses dengan aman.

Ini untuk memastikan bahwa konsumen menghormati hak mereka untuk mendapatkan makanan yang aman dan sehat. Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi di Jakarta pada hari Minggu (7 Juni 2020): “Ini adalah semacam nilai gizi. Makanan memiliki peran dalam memilih, menangani dan mengolah makanan secara cerdas dan benar. “— Membaca: Insiden kematian remaja online di hotel, korban awalnya menolak untuk memberikan layanan kepada tersangka-pada saat yang sama, pertanian I Ketut Diarmita, direktur Kementerian Peternakan dan Kesehatan, meminta masyarakat agar tidak mudah terpikat oleh produk murah.

Dia juga mengharuskan orang untuk membeli makanan di lokasi resmi dan terdaftar sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

“Dan itu tidak mudah untuk percaya dan percaya bahwa informasi yang berkaitan dengan makanan yang berasal dari hewan belum jelas (kail),” katanya.

Pasokan makanan umumnya tidak aman.

“Ini sejalan dengan kondisi untuk mengekang penurunan produktivitas perusahaan pemasok makanan. Oleh karena itu, kami meminta semua pihak untuk mengambil tindakan, jadi I Ketut Diarmita berkata:” Industri makanan adalah bisnis semua orang dan semua orang dapat berkontribusi. “