Reporter reporter Fransiskus Adhiyuda dari Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, Universitas Jakarta-Indonesia mengembangkan DSS-CovIDNet melalui Grup Fisika Medis dan Biofisika dan Instrumen Fisik KBI – Departemen FMIPA UI.

DSS-CovIDNe adalah alat yang menggunakan program pembelajaran mendalam kecerdasan buatan untuk memprediksi kasus pneumonia yang disebabkan oleh Covid-19.

Baca: Kamis, 14 Mei 2020, malam laporan korona global terbaru: total 4,46 juta orang, jumlah total kematian di Amerika Serikat mencapai 85.000 orang

Program ini terdiri dari sekelompok mahasiswa S2 dan Alumni Departemen Fisika merancang anggota tim riset FMIPA UI AIRA (Intelegensi Buatan untuk Aplikasi Radiologi) di bawah bimbingan Profesor Djarwani S Soejoko, FIOMP dan Profesor Prawito.

DSS-CovIDNet menggunakan konsep jaringan saraf convolutional (CNN) untuk mengklasifikasikan gambar radiografi dada secara akurat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu Covid-19 pneumonia, pneumonia non-Covid-19 dan paru-paru normal. Mencapai 98,44%. Bacaan: Lukmanda Evan Lubis, koordinator Aira Group koordinator panduan shalat Idul Fitri dan manuskrip sampel pandemi virus corona, mengatakan keberadaan DSS-CovIDNet akan membantu meningkatkan kepercayaan dalam diagnosis. Lukmanda mengatakan, Kamis (14 Mei 2020): “Mengurangi beban pekerja radiasi berat terkait dengan diagnosis dan tindak lanjut dari kasus Covid-19.”

Wakil Presiden Abdul ยท Riset Abdul Haris dan antarmuka pengguna yang inovatif menambah keakuratan dan kualitas tinggi membuat alat ini menjadi lebih baik.

Baca: Pembaruan Pada tanggal 14 Mei, negara-negara ASEAN dinobatkan mati: tertinggi, tiga kasus nol tertinggi di Indonesia

Kunjungan ini juga membuka data dengan harapan mempromosikan peneliti untuk berpartisipasi dalam peningkatan rencana. – “Penelitian tentang deteksi pneumonia tidak hanya dilakukan oleh salah satu dari kelompok ini. Tiga tim peneliti interdisipliner lain di UI telah mendeteksi bahwa Covid-19 pneumonia monia menggunakan kecerdasan buatan (AI). Menurut data radiologi,” Abdul Kata Harris.