TRIBUNNEWS.COM-Seorang pegawai Kementerian Perhubungan Jawa Timur diketahui terinfeksi virus korona.

Akibatnya, beberapa karyawan Biro Perhubungan Provinsi Jawa Timur, terutama yang berada di bidang yang sama, harus melakukan karantina sendiri selama 14 hari ke depan dan akan diperiksa.

Selain itu, karyawan yang aktif di ruang korona akan dikunci.

Baca: Ketika ditanya tentang penguncian yang disebabkan oleh virus korona, Faisal Basri mengeluh: Data Indonesia sulit untuk meminta amunisi

“SOP mengatakan bahwa semua daerah yang terkena dampak Karyawan sedang bekerja dan menuntut untuk melakukan isolasi diri. Heru Tjahjono, Ketua Satgas Jawa Timur 19, mengatakan di Gedung Majelis Negara Grahadi di Surabaya pada Minggu malam (22 Maret 2020) bahwa ruangan itu akan dikunci .— -Dia akan berkoordinasi dengan kepala kantor transportasi. Sekretaris Jawa Timur menjelaskan: “Kami akan terus berkoordinasi dengan kepala departemen transportasi. “Baca: Keluhan non-karyawan dari penduduk yang terisolasi yang berani berlibur: Jika Anda ingin ban melapisi kami, tetap di rumah

menurut informasi yang dikumpulkan, karyawan tersebut bekerja sebagai kepala departemen di departemen departemen transportasi. Jawa Timur. ———————————————————————Aan resmi yang diduga ikut serta dalam rapat. Kantor Kementerian Perhubungan dan Menteri Budi Karya Sumadi berlangsung di Jakarta.

Budi Karya Sumadi sendiri dinyatakan positif menggunakan Covid-19 pada 14 Maret. Pada saat yang sama, jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 di Jawa Timur terus meningkat hingga Jumat (sore (22/3/2020)). ————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————? (PDP), 41 dari mereka positif untuk Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa jumlah pasien positif meningkat 15 dari 26 hari sebelumnya.

Hoffafa Dijelaskan di ibukota negara bagian Grahadi Surabaya pada hari Minggu sore: “Ada 15 orang dari Surabaya, 9 orang dari Sidoarjo, 3 orang dari Malang, 1 orang dari Kabupaten Blitar,”

Mengenai ODP, hanya ada 793 orang pada hari sebelumnya, dan sekarang telah berkembang menjadi 999. Dia menjelaskan: “Jika PDP dulu 88 orang, tetapi sebelum itu 79 orang,” (Kompas.com/Ammad Faizal) — -Artikel ini disiarkan di Kompas.com dengan judul “Pembaruan: 1 karyawan Covid-19 Positif Jawa Timur Dishub, seorang rekan meminta isolasi diri”