TRIBUNNEWS.COM-Ketika penyebaran virus Covid-19 terus meningkat, tindakan pencegahan perlu dilakukan untuk menghindari peningkatan jumlah korban. Pertamina Refining Unit III (SPP) Refining Unit III menyadari bahwa tenaga medis yang berhubungan dekat dengan pasien sangat rentan terhadap Covid-19. Dalam hal ini, Pertamina Peduli memberikan bantuan untuk alat pelindung diri (PPE) di 4 (empat) rumah sakit umum melalui SPP RU III, dan merujuk ke Covid-19 di Sumatra Selatan dengan bantuan umum sebesar Rp. 200.000.000,

– Berlokasi di kantor SPP RU III Plaju, Dr. RSUP Muh menerima bantuan secara langsung. Hoesin Bambang Eko Sunaryanto Sp. Direktur Rumah Sakit Dr. Siti Fatimah Kj MARS Syamsuddin Isaac Suryamanggala Sp. OG, Direktur RSUP A. Rivai Abdullah Zubaidah Dr. Elvia MPH dan Dr. Dedi Waskita, Direktur Rumah Sakit Pertamina Plaju.

“Kami berharap bantuan ini akan membantu. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam masalah ini, pekerja dan keluarga pekerja yang membantu untuk berpartisipasi melalui sumbangan atau kegiatan penggalangan dana Covid-19. Dan 100 kacamata atau Google Labs Anggota serikat yang menghabiskan waktu untuk aksi sosial sibuk melakukan serangkaian operasi pemurnian untuk melindungi kebutuhan energi mereka. “Kami berharap penyebaran Covid-19 tidak akan menyebar di lingkungan kerja atau masyarakat,” Faith menjelaskan .— –

Direktur RSUP Moh. Hoesin, Dr. Bambang menyambut baik hal ini. Pada bulan Maret, Eko Sunaryanto Sp.Kj mewakili semua perwakilan rumah sakit. Bambang dengan tulus berterima kasih kepada Pertamina atas kontribusinya: “Saat ini, APD sangat dibutuhkan, terutama Pakaian Hazmat karena hanya digunakan sekali.

Pada kesempatan ini, Dr. Bambang juga memberikan edukasi tentang penyebaran Covid-19. Bambang menjelaskan, “Tetap bersih dengan mencuci tangan dan mengenakan topeng. Tergantung pada lokasi, berhati-hatilah untuk menutupi area tersebut, terutama di mana AC dan ventilasi udara minimal. Karena itu, perlindungan atau sterilisasi yang lebih ketat diperlukan.

Berbagai upaya telah dilakukan dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk mencegah pengungkapan Covid-19. Misalnya, memenuhi kebutuhan medis, menyemprotkan desinfektan, bersosialisasi, dll.