Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Imigrasi menunjukkan bahwa lebih dari 40.000 desa telah dilatih (sebagai) sukarelawan penduduk desa untuk berperang melawan Covid-19.

Dari total jumlah desa, jumlah relawan melebihi satu juta.

Para sukarelawan desa Lawan Covid-19 yang diprakarsai oleh Kementerian Urusan Pedesaan dan Kementerian Pembangunan dan Imigrasi Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) memiliki prinsip kerja sama timbal balik, yaitu, membiarkan penduduk desa berpartisipasi dalam kegiatan dan kegiatan mereka. Pedesaan, Pengembangan Wilayah Miskin, dan Imigrasi Abdul Halim Iskandar (Abdul Halim Iskandar) menyatakan bahwa ke-19 sukarelawan Desa Lawan Covid berperan aktif dalam pengawasan Covid-19.

Membaca: Alur cerita lengkap drama Korea Bride and Groom 4: Respon terhadap perselingkuhan

Membaca: Turis kesepian, singa nasional di taman mungkin berbaring di jalan

Membaca: Tembus Hutang pemerintah Indonesia sebesar 51.925,6 miliar rupee pada bulan Maret 2020 telah mempengaruhi Covid-19

Baca: Usulan Sir Alex Ferguson adalah alasan Rooney mengakhiri Shell Fatal

“Indonesia 42 % Dari desa telah melakukan kegiatan pemantauan kembali, “kata Abdul Halim pada konferensi pers yang diadakan di Pusat Media Satuan Tugas Jakarta, Minggu (19/4).

Jumlah total diamati di 31.615 desa. Selain data yang tiba di negara itu, Abdul Halim (Abdul Halim) juga mengatakan bahwa relawan Lawan Desa COVID-19 telah menyiapkan ruang isolasi desa.

Departemen PDTT menunjukkan bahwa 8.954 desa memiliki ruang isolasi dengan lebih dari 35.000 tempat tidur. — Ruang isolasi terletak di balai desa, ruang pertemuan desa dan pondok, seperti ECE, sekolah dan rumah-rumah tinggal telah dievakuasi.

Ruang yang telah direnovasi dilengkapi dengan fasilitas sanitasi, air, listrik dan logistik, sementara pada hari Minggu (19/4), ada sekitar 24.519 orang di bawah pengawasan (ODP) yang didistribusikan di beberapa desa di 17 provinsi. Dalam kategori tersebut, misalnya, 1779 desa di Provinsi Jawa Barat memiliki 11.832 ODP, 168 desa di Riau memiliki 8.988 desa, 67 desa di NTB memiliki 891 desa, dan 208 desa dan 501 di Bali.