Jakarta TRIBUNNEWS.COM-MPR Ketua Bambang Soesatyo juga Ketua Dewan Gerakan Solidaritas Sosial (GERAK BS) dan anggota Pengusaha Kadin Timoti, memberikan bantuan kemanusiaan kepada lima perwakilan dari Kabupaten Pemuda Pancasila di Jakarta untuk mengelola pandemi Covid lebih lanjut. -19. Bantuan itu termasuk 50 kaleng semprot TASCO, 2.000 liter desinfektan, 50 alat pelindung diri (APD) dan 1,5 ton beras.

“Pandemi Covid-19 yang dihadapi oleh Indonesia menunjukkan karakteristik bangsa Indonesia yang sangat primitif dalam semangat gotong royong. Jika dalam beberapa tahun terakhir antusiasme ini tampaknya telah lenyap karena situasi politik dan sosial lainnya, kerja sama seperti Organisasi sosial GERAK BS dan Pemuda Pancasila bekerja bersama untuk membantu masyarakat agar tidak menjadi korban pandemi Covid. Organisasi ini mulai beregenerasi. 19 “, kata Bamsoet dalam berbagai pidato, Senin (13/4/20) di Pusat Remaja Pancasila di Jakarta menyediakan bantuan manajemen.

Wakil ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia mengungkapkan pada hari Minggu (12/4) bahwa menurut data dari Johns Hopkins University, total 19 kasus pasien yang didiagnosis positif di dunia mencapai 1.777.517. Dari jumlah tersebut, 108.862 dinyatakan meninggal dan 404.236 ditemukan. Di Indonesia, jumlah total kasus positif yang dikonfirmasi adalah 4.241.

“Meskipun jumlah kasus positif korona telah meningkat, jumlah pasien yang pulih juga telah meningkat menjadi 359. Pandemi Covid-19 memang dapat mengatasinya bersama-sama.” Adalah penting bahwa dalam konteks perwakilan masyarakat, Peran organisasi masyarakat sipil penting untuk terus mengambil berbagai langkah dengan pemerintah untuk menghilangkan pandemi Covid-19. “Selain tetap sehat, Anda juga dapat mengambil tindakan pencegahan, seperti menyemprotkan desinfektan pada berbagai objek penting,” jelas Bamsoet. — Direktur Badan Pertahanan Nasional FKPPI dan Wakil Ketua Pemuda Pancasila berharap dapat memberikan sedikit bantuan.Rangsangan yang diberikan oleh GERAK BS dan Pemuda Pancasila dapat menginspirasi rasa persatuan dan kerja sama timbal balik antara anak-anak di negara ini untuk menghadapi pandemi Covid-19. Saling menjaga satu sama lain di masa-masa sulit. Peran masyarakat dapat dikapitalisasi sebagai kekuatan sosial yang luar biasa, semakin besar dampak percepatan pada pelarian Indonesia dari pandemi Covid. 19 .

“Tidak ada gunanya menuduh satu sama lain, apalagi membuat pidato dan perilaku provokatif, menyebabkan” kecemasan dan kepanikan di ruang publik. ” Sekaranglah saatnya bagi kita untuk bersatu, bergandengan tangan dan bekerja bersama sebagai satu negara di dunia. Kartu truf pandemi Covid-19, “Bamsoet menyimpulkan.