Laporan oleh Igman Ibrahim dari Tribunnews.com di Jakarta-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kepolisian Metro Jaya memastikan bahwa para seniman yang ditangkap karena penyalahgunaan narkoba selama pandemi korona tidak akan menerima perlakuan istimewa.

Di dalam sel, mereka masih harus bercampur dan bergerak seperti tahanan lainnya.

Sudah diketahui sepanjang tahun 2020 bahwa kasus penyalahgunaan narkoba melibatkan serangkaian selebriti.

Termasuk Lucinta Luna, Naufal Samudra, Tio Pakusadewo, Ririn Ekawati, Vitalia Sesha, Reza Alatas Nanie Darham. — Membaca: Tentang perlunya Banyak pertanyaan botol kecil untuk studi sekolah menengah TVRI di rumah, Kamis, 30 April 2020

Baca: Jawaban untuk pertanyaan pembelajaran di rumah kelas 1-3 SD TVRI, 30 April 2020, hari penting , Pembacaan bulan dan bulan: respons terhadap pembangunan sekolah menengah ruang melengkung pada hari Kamis, 30 April 2020. Mempelajari rumah-rumah TVRI – lonjakan nama-nama di layar atau layar lebar tidak perlu memerlukan perawatan khusus.

Hal ini telah dikonfirmasi oleh Yusri Yunus Pol, kepala humas di Kepolisian Metropolitan Jaya, dan Komisaris Tinggi Yusri Yunus Pol. Yusri mengatakan kepada Tribune, Kamis (30 April 2020): “Jika tidak ada perlakuan khusus, itu sama dengan semua tahanan lainnya,” kata Yusri dalam kehidupan sehari-hari dan selalu mengundang semua selebriti untuk berpartisipasi. Dalam semua kegiatan yang dilakukan dengan tahanan lain, salah satunya berpartisipasi dalam paparan sinar matahari secara teratur setiap pagi.

“Setiap hari, mereka berpartisipasi dalam kegiatan paparan sinar matahari secara teratur setiap pagi dan berinteraksi dengan tahanan lain.” Yuri (Yusri) mengatakan bahwa partainya belum mengkonfirmasi apakah nama selebriti telah dihapus dari pusat penahanan untuk mengusulkan rehabilitasi Data yang disarankan.

Karena dia mengatakan bahwa memang beberapa seniman telah dipindahkan dari kereta bawah tanah, dia menyimpulkan bahwa Pusat Penahanan Polisi Distrik Jaya.

“Periksa dulu.” Seperti LL (Lucinta Luna, Red), dia dipindahkan dari pusat penahanan polisi di distrik Jaya ibukota baru sangat awal.