Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa ibukota telah membantu banyak penuntut. Sekarang, ketika Jakarta dilanda wabah virus, Anies berharap bahwa mereka yang telah mengalami peningkatan ekonomi akan bersedia membantu. “Jakarta telah menyediakan banyak untuk kita semua, dan sekarang saatnya untuk memberikan kembali ke Jakarta. Anies mengatakan kepada Menara 165 di Cilandak, Cilandak, Negara Bagian Passaminggu, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2020).

Kali ini, Anies juga bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI, dan salah satu yayasan kemanusiaan, “Respon Aksi Cepat (ACT)”, meluncurkan layanan Hotline Perawatan Jakarta.

Baca: Daftar lengkap kontrak pembalap MotoGP 2021: Ducati adalah yang terbesar

Baca: Tidak pernah menjadi penyerang dan pemain sayap Bagaimana Harganto menjadi gelandang?

Membaca: Kemampuan Pemain Tim nasional Indonesia ini berhasil menarik perhatian Putri Luis Mira yang cantik

Jakarta Care Line adalah sistem katering berbasis angka gratis. Tujuannya untuk menyediakan makanan bagi mereka yang kesulitan mendapatkan kebutuhan makanan pokok, terutama beras.

Anis mengatakan bahwa 3,6 juta keluarga saat ini membutuhkan bantuan semacam ini. Mereka berjuang dengan epidemi virus korona di Jakarta. Tapi momok itu mengurangi ekonomi mereka ke kategori yang kurang beruntung dan miskin. Anies memuji keputusan ACT untuk membuat Jakarta Care Line. Sistem memiliki metode yang akan memandu bantuan dari yang kaya ke yang hilang.

“Jadi, saya berterima kasih kepada ACT karena telah mengambil tindakan segera dalam menanggapi pembentukan sistem mereka yang memiliki hak untuk memberikan hadiah kepada mereka yang mampu. Untuk memberikan terlalu banyak orang kepada mereka yang membutuhkan,” Ah Kata Niss. Sistem ini menarik karena prosesnya tidak akan melewati negara. Tapi dari komunitas, untuk komunitas.