TRIBUNNEWS.COM-Perjalanan virus korona Indonesia atau virus Covid-19 dimulai pada 2 Maret 2020.

Pada hari itu, Presiden Jokowi, didampingi oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Negara bagian Pratikno dan Seskab Pramono Anung mengumumkan bahwa dua warga negara Indonesia telah dikonfirmasi telah terpapar Covid-19.

Jokowi menjelaskan bahwa dua warga negara Indonesia berhubungan dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.

Setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia, warga Jepang terdeteksi oleh virus korona. Di Indonesia, 22 April: ODP 193.571 kasus, PDP 17.754, pasien pulih menjadi 71 orang

Baca: Perbarui Corona World, 22 April 2020, sore: Rusia selalu memiliki jumlah kasus terbanyak– – “Orang Jepang bertemu orang-orang yang mereka temui dan ditemukan dan ditemukan.” Chokovy mengatakan di istana kepresidenan pada hari Senin: “Ternyata orang yang terinfeksi virus korona terkait dengan dua orang, seorang ibu berusia 64 tahun. Dan seorang putri berusia 31 tahun. “Dikutip oleh Kompas.com pada 2 Maret 2020.

Kedua ini kemudian menjadi pasien 01 dan 02. — Menurut Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020, pemerintah Indonesia yang membentuk Kelompok Kerja Percepatan Pemrosesan Covid-19 tidak terkecuali.

Baca: Berita Pembaruan Corona Indonesia pada 22 April: 7.418 pasien positif, 913 sembuh, 635 kematian

Baca: Covid-19 Kasus terbaru di Indonesia hari ini: 7.418 Korona positif, 913 kasus Cure, 635 kematian-Terlepas dari informasi di atas, Tribunnews berikut melaporkan sebuah kisah tentang virus Corona. Kasus Presiden Jokowi sejauh ini diumumkan (Covid-19), di KompasTV dan covid19.go.id Dikutip di saluran YouTube, Rabu (22/4/2020):