Jacob, TRIBUNNEWS.COM-Sejak berjangkitnya Virus Corona di Jamby, Kepolisian Daerah dan Kepolisian Kabupaten Jambi telah secara aktif mendorong masyarakat untuk mengikuti instruksi pemerintah. Tempat hiburan, kafe untuk membubarkan orang-orang yang tidak tertarik berkumpul di malam hari. -Komisioner Hubungan Masyarakat Departemen Kepolisian Daerah Jambe, Komisaris Utama Bol Kuswasidi Tresnadi mengatakan bahwa sejak awal Maret tahun lalu, ia telah mengambil tindakan intensif untuk membubarkan kerumunan ke seluruh penjuru kota. . Jambi.

Dia mengatakan bahwa kegiatan akan berlanjut hingga periode yang tidak pasti.

“Jika sudah belasan orang untuk orang-orang kami yang tersebar, kami tidak akan menyadarinya. Tentu saja setiap malam jika kami memiliki sejumlah besar orang yang perlu kami bubar, itu akan mulai berfungsi

Baca: Mengapa jerawat tumbuh di dahi? Tahu alasan dan langkah-langkah pencegahan

Baca: Valentino Rossi akan terus berjalan jika Diriny One dapat kompetitif

Baca: KPK membentuk tim khusus untuk mengawasi anggaran manajemen virus Corona untuk Hindari korupsi

Faktanya, selama ada orang, kami mendesak Anda untuk pulang ke rumah Anda sendiri “, kata Kuswahyudi. Kamis (2/4/2020) siang, di tempat yang sama, di lokasi lain departemen hubungan masyarakat Jambi, Ipda Jefry Simamora mengatakan bahwa kerumunan telah hadir sejak 12 Maret. , Kata Jefry, Polresta berhasil melakukan 40 acara melalui tim Srigala dari Departemen Kepolisian Bizantium untuk membubarkan kerumunan setiap malam. .

Selain itu, Jeffrey mengatakan bahwa target Kepolisian Kota Srigarad Jamby adalah lokasi pertempuran, yaitu daerah Tugupes, Tugukelis Kota Bharu, hutan kota, semua kafe internet, bandara lama Dan banyak kafe yang berlokasi di area J City ambi.

(Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

Artikel ini memposting Covid-19 yang dapat dicegah di Tribunjambi.com, kepolisian kabupaten dan polisi setempat Jambi menolak puluhan orang di Kota Jambi