Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dua personel pengawas (ODP) yang dirawat di rumah sakit darurat Wisma Covid-19 dipulangkan.

“Ya, dua pasien PDO telah dibebaskan,” Laksamana Yudo Margono, komandan Komando Pertahanan Regional Gabungan (Pangkogabwilhan), menghubungi Tribunnews, Jumat (3/4/2020). com.

Yudo menjelaskan bahwa kembalinya keduanya bukanlah instruksi dari rumah atlet di rumah sakit darurat Covid-19, tetapi berdasarkan inisiatif dan permintaan kedua pasien.

Kedua pihak menuntut untuk dapat mengisolasi diri di rumah.

“(Kembali) Atas permintaannya, isolasi keluarga dilakukan, karena keduanya ODP,” katanya.

Membaca: Untuk mengatasi pandemi mahkota, Presiden Jokowi meminta penerapan segera kartu makanan dasar

Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Wakil Laksamana Yudo Margono dari Panggogabwilhan Saya memperbarui jumlah pasien yang terkait dengan coronavirus Jepang lagi Covid-19 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet.

Yudo melaporkan bahwa 453 pasien coronavirus dirawat di rumah sakit di Kemayoran Athlete’s Stadium.

Yudo mengatakan pada konferensi pers yang diadakan di BNPB di Jakarta timur pada hari Jumat (4 Maret 2020): “Saat ini ada 453 orang yang menerima perawatan atau rawat inap, yaitu, 275 pria dan 178 wanita.”

Menurut catatan rumah sakit darurat Wisma Atlet Covid-19, di antara 453 pasien, Yudo mengumumkan bahwa 143 pasien terinfeksi virus corona.

Selebihnya termasuk 238 pasien di bawah pengawasan (PDP) dan 72 pasien di bawah pengawasan (ODP). Dia berkata: “Mendapatkan informasi positif dari Covid-19, ada 143 orang, kemudian 238 orang PDP dan 72 orang ODP.”