Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Dengan persetujuan Pemerintah Kota Surabaya, periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya Raya akan diperpanjang.

Selain memperluas PSBB, Pemerintah Kota Surabaya juga akan meningkatkan frekuensi kegiatan kepolisian ke tingkat tertentu untuk penyebaran 19 epidemi umum. Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan mengatakan bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan beberapa pembicara terkait penelitian epidemiologi telah mengajukan banyak pertimbangan dan akhirnya menyetujui perpanjangan PSBB untuk 14 hari ke depan. Hendro mengungkapkan bahwa pada fase kedua proyek PSBB Surabaya Raya, Pemerintah Kota Surabaya akan berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk meningkatkan frekuensi penyaringan.

Baca: Persija Jakarta, pembela Otavio Dutra, mendorong keluarga untuk melakukan kebosanan

Baca: Cara menghitung jumlah THR untuk karyawan tetap dan kontrak sesuai dengan peraturan pemerintah-Baca: Nepal Nina Gusmita kembali ke Medan ke Miss Tengren dan Miss Tonsen-Reading: Nasib tragis dua ABK, berasal dari Sumatra Selatan, makan di kapal Cina sebelum kematiannya Atas umpan dan minum air laut – “termasuk titik distribusi, kami berkoordinasi untuk menentukan batas jam malam untuk meningkatkan efisiensi.” Pertemuan koordinasi Hendro dengan Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (9/5/2020) Berkata setelah pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya Hendro terus mengatakan bahwa itu juga berusaha mencegah pasar dari penyebaran Kota Surabaya lagi. — “Kami berkoordinasi dengan PD Pasar untuk membatasi pedagang dan mengacaukan iterator. Ketika mengatur lokasi titik penjualan, ada jarak sosial antara pedagang dan pembeli dengan pedagang,” kata Hendro. Ini memungkinkan penggunaan topeng yang lebih baik.

“Untuk mengkompensasi penduduk, kami melakukan verifikasi.

Dari Senin, kami akan mengalokasikan bantuan Departemen Sosial untuk MBR. Hendro mengatakan:” Kemudian distribusi didasarkan pada Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) Dalam bentuk bantuan makanan, kami juga mendistribusikannya kepada warga. “- Mengenai persyaratan anggaran, Pemerintah Kota Surabaya akan mengevaluasi 14 hari ke depan selama PSBB.” Jika perlu lagi, kami telah menyiapkan alokasi anggaran yang ada.

Kami telah mendistribusikan kembali beberapa kegiatan olahraga, dan jumlahnya sudah cukup besar, yaitu 160 miliar rupee. “Dia menyimpulkan. (Sofyan Arif Candra Sakti) -Artikel ini disiarkan di surya.co.id, dengan judul menyetujui pemerintah Surabaya untuk memperluas PSBB dan memperkuat pengawasan pasar