TRIBUNNEWS.COM-Presiden Jokowi secara singkat berbicara tentang rencana darurat sipil dalam menanggapi wabah virus korona.

Tapi Chokovy kemudian mengklarifikasi bahwa keadaan darurat dapat didefinisikan sebagai kondisi terburuk, dan itu masih darurat kesehatan.

Fadli Zon, seorang politisi Partai Gerindra, percaya bahwa pemerintah telah tidak konsisten dalam merumuskan kebijakan sebelum dia menyebutnya “saat mabuk.” 4/2020) .————————— Dari awal, Fadli Zon berasumsi bahwa pemerintah pusat sebenarnya tidak memiliki strategi utama untuk melawan mahkota.

Untuk Fadli Zon, ini dibuktikan dengan mengubah kebijakan pemerintah. -Ini membuat sebagian orang meragukan keseriusan pemerintah dalam pandemi ini.

Membaca: Jokowi: Beban administrasi mencegah guru dari fokus pada kegiatan belajar mengajar

Membaca: Walikota dapat membersihkan pasien yang meninggal Coro na dimakamkan di pemakaman pemerintah kota, ini adalah penjelasan- “Saya Berpikir bahwa pemerintah tidak memiliki strategi besar, sehingga kebijakan akhirnya akan berubah, “kata Fadli Zon. Saya pikir ini akan menyebabkan ketidakpercayaan. Kemana orang ingin pergi? “Dia melanjutkan.

Bahkan Fadli Zon percaya bahwa strategi pemerintah seperti berdiri di pemabuk, jadi dia tidak menyediakan persiapan apa pun.