TRIBUNNEWS.COM – Koalisi Pemilihan Lokal Kesehatan Masyarakat Sipil Jakarta meluncurkan petisi untuk menunda Pircata ke tahun 2021.

Bank Dunia, 729 orang menandatangani petisi untuk change.org

–Hadar Nafis Gumay, seorang peneliti dari Principal Democracy and Elity Integrity Network (Netgrit) Katakanlah, ada banyak konten di balik petisi ini.

Salah satunya terkait dengan proses pelaksanaan pemilu. Tetapi banyak rangkaian pekerjaan sebelum ini harus dilakukan secara berurutan.

Baca: Penjaga permanen baru dari 340.000 tentara TNI-Polri di 4 provinsi dan 25 kabupaten / kota- “Hadar mengatakan dalam sebuah diskusi virtual pada hari Rabu (27 Mei 2020) yang notabene Ada banyak langkah yang harus dilakukan, dan semua langkah ini harus konsisten dan terus berhubungan.

Baca: Selama pandemi Covid-19, penerapan standar baru, para pakar ekonomi memberikan saran ini– – Dengan kata lain, semua persiapan harus dimulai pada bulan Juni. Di sisi lain, prevalensi virus korona masih belum pasti.

Bahkan, menurut mantan komisioner KPU RI, organisasi yang perlu berkomunikasi langsung tatap muka Peserta, peserta dan pemilih akan memiliki banyak partisipasi.

Baca: Normal baru adalah bagian dari rencana prioritas Mayor Angkatan Udara Fadjar Prasetyo