Reporter Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-300 siswa dari Setukpa Polri Sukabumi, Provinsi Jawa Barat masih berada di sel isolasi setelah tes positif atau uji korona cepat.

Departemen Hubungan Masyarakat Departemen Hubungan Masyarakat Karo Polri, Komandan Brigade Polisi Argo Yuwono mengatakan bahwa 300 siswa Setukpa Polri Sukabumi berada di bawah pengawasan langsung Dr Pusdokkes Polri. Hubungi Argo, Kamis (2/4/2020). Demikian pula, sembilan siswa dari kepolisian Setukpa Sukabumi dipindahkan ke Rumah Sakit Polisi Kramat Jadi, dan situasinya normal.

Baca: Tinggal 300 siswa Setukpa Lemdiklat Polri diucapkan oleh Corona: Awalnya Dikira DB tetapi Mist Paru

Namun, dokter tidak mengizinkan 9 siswa Setukpa Polri pulang.

“Di Rumah Sakit Polisi Nasional, sembilan siswa juga telah memperbaiki kondisinya,” kata Argo. — Seperti yang disebutkan sebelumnya, siswa dengan maksimum 1,55 belum dilatih oleh calon pejabat Setukpa Lemdikpol Sukabumi, dan oleh karena itu belum menerima tes cepat atau tes cepat korona

Akibatnya, 9 orang dipindahkan ke rumah sakit polisi di Kramat Jati , Jakarta Timur positif karena demam dan hasil tes cepat.

Baca: Jadwal 300 siswa Jadwal Setukpa polisi aktif hasil tes cepat Corona, Argo Yuwono: Awalnya ada 1 siswa DBD

300 lainnya Para siswa yang juga positif mengikuti tes dan dikarantina di Setukpa dan dianggap di bawah pengawasan (ODP).

Film ini dikembalikan ke Polda masing-masing.

Dalam proses isolasi, 300 siswa menerima latihan ringan vitamin C dan berjemur di bawah sinar matahari untuk memulihkan kekebalan tubuh.

Setelah 14 hari isolasi, mereka meminta swab untuk menentukan apakah mahkota itu positif atau negatif.