TRIBUNNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui bahwa pada Maret 2020, jumlah kasus pemakaman di Jakarta telah meningkat. Pada Senin (6/4/2020) malam.-Data dari Kementerian Taman dan pemakaman di Jakarta pada Maret 2020, total 4.377 mayat dikuburkan.

Dibandingkan dengan Februari 2020, jumlah ini dua kali lipat menjadi 2459 kasus.

Meskipun demikian, dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah rata-rata penguburan kurang dari 3.000. Jumlah kasus telah meningkat secara substansial, kata Anis, dan sebagian besar operasi rotasi dan penguburan dilakukan sesuai dengan prosedur tetap. (Protap) Covid-19 .

Baca: PSBB berlaku untuk Jakarta, yang merupakan 5 persyaratan yang dipenuhi oleh Anies Baswedan dari anggaran untuk bantuan sosial

Baca: Anies Baswedan dilaksanakan oleh Menteri Kesehatan Jakarta PSBB, di bawah ini Adalah alias untuk 6 jenis kegiatan: n Pembatasan-Membaca: Kisah Ojol tentang kesulitan di daerah-daerah tertentu di Jakarta setelah proposal PSBB disetujui – Data yang ia terima sebelum Senin (6/4 / ke Pada sore hari tahun 2020), Covid Protap digunakan untuk melakukan 644 kasus pemakaman. 19. “” Hingga Senin (6/4/2020), 644 orang menggunakan protap Coap-19, dan hari ini hingga sore ini, ada 48 orang. “Wabah kasus-kasus ini sangat terkait dengan kematian yang disebabkan oleh Covid-19, tetapi belum ada laporan yang dilaporkan. 19