TRIBUNNEWS.COM – Juru bicara manajemen Corona Virus (Covid-19) Achmad Yurianto menjelaskan alasan ledakan Covid-19 di Jawa Timur. Pada Kamis 19 (21/5/2020), dari 973 kasus baru yang ditambahkan, 502 ada di Jawa Timur.

Yuri Anto mengatakan alasan ledakan itu adalah karena keberadaan laboratorium di Jawa Timur, yang tidak dilaporkan hingga data terkumpul. 4 hari.

Oleh karena itu, Yuri Anto berjanji untuk melakukan tinjauan yang mengikat.

“Ketika saya hanya dapat melaporkan hari ini, saya mencari mengapa saya tidak dapat melaporkan, bahkan jika saya melaporkan melalui sistem”, katanya ketika menghubungi Tribunnews. Kamis.

Melalui telepon, Yuri Anto juga memperkirakan jumlah kasus Covid-19, yang akan terus meningkat hingga Idul Fitri tiba. Apa yang terjadi baru-baru ini.

Tanpa mempertimbangkan peraturan kesehatan, Anda dapat memulai bisnis Anda dengan hampir tanpa belanja.

“Jika kami memperkirakan bahwa jumlah sebenarnya warga negara sebelum Idul Fitri pasti akan meningkat.”

“Sebenarnya, kita melihat minggu depan, jika kita tidak mengendalikan kegiatan masyarakat, kita akan memasuki ramalan puncak nasional.”