Reporter Tribunnews.com Fahdi Fahlevi (Jakarta, TRIBUNNEWS.COM) – juru bicara manipulasi pemerintah Covid-19 Achmad Yurianto mengingatkan masyarakat untuk membantu mencegah penyebaran virus corona. Tidak ada jaminan dari penduduk. Orang-orang dari daerah dengan infeksi mahkota lebih sedikit tidak akan menyebarkan virus.

“Apakah orang ini dari suatu daerah dengan banyak kasus? Misalnya, orang-orang dari Jakarta atau daerah lain, ini bukan masalahnya. Ini berarti bahwa bahkan jika tidak ada, tidak ada jaminan. Daerah yang terinfeksi oleh virus Coved belum dibawa. Di sini, “Yuri Anto mengatakan kepada kantor BBC. , Jakarta, Jln Pramuka Raya, Kamis (26/3/2020) .————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————]] Baca: BMKG: peringatan dini kondisi cuaca ekstrem Jumat, 27 Maret 2020, memperingatkan 9 kemungkinan daerah hujan deras

Baca : Pejabat yang meluncurkan Auto2000 Digiroom, ingin membeli cukup mobil di rumah

Baca: Covid-19 Working Group: Indonesia masih membutuhkan 1500 dokter dan 2.500 perawat

Menurut Yurianto, selalu yang terbaik untuk Arakat yang sedih melakukan tindakan disipliner untuk mencegah penyebaran virus, yaitu menjaga jarak tertentu.

“Oleh karena itu, ini adalah dasar dari jarak kita. Dalam konteks jarak, berbagai kebijakan telah muncul, terutama pekerjaan rumah, pembelajaran keluarga, dan ibadah keluarga, yang merupakan upaya untuk menjaga jarak,” Yurian Kata Tor. -Dia juga meminta masyarakat untuk menghindari kerumunan. Ingatkan orang lain yang masih tidak menjaga jarak. Yuri Anto berkata: “Hindari kerumunan, jadi jangan berjabat tangan selama periode ini. Ini adalah upaya yang paling efektif. Saya percaya semua orang bisa melakukannya.”