Penerapan TRIBUNNEWS.COM-Big Social Restriction Rule (PSBB) di ibukota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan harus dimulai pada hari Jumat (24/4/2020) bertepatan dengan Ramadhan ke-1.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan bahwa menurut peraturan, PSBB yang didirikan untuk mengatasi penyebaran virus korona telah dilakukan selama 14 hari, yang dapat diperpanjang.

Ibnu menjelaskan bahwa pendirian PSBB membutuhkan persiapan termasuk sosialisasi.

Departemen Kesehatan Gabungan TNI-Polri telah disosialisasikan sejak Senin (20/4/2020). – “Pada saat yang sama, kami merumuskan peraturan walikota,” kata Ibnu pada konferensi pers yang diadakan di balai kota kemarin.

Baca: Banyak Baper menginginkan Verrell Bramasta dan Feby Rastanty, bukan? -Ibanu mengatakan bahwa Kepala Polisi Bangal Masin, Komisaris Bol Rahmat Hanrudan, perwakilan Dandim 1007 / Bengal Masin dan perwakilan departemen kesehatan Bangal Masin Mahri Riyadi juga Menghadiri konferensi pers. Sejak Agus Putranto mengumumkan pemberlakuannya pada tanggal 19 April 2020, ini tidak berarti bahwa PSBB Banjarmasin akan segera dilaksanakan. -Selain kebutuhan sosialisasi dan persiapan konselor, Ibnu mengatakan bahwa ada beberapa simulasi yang bisa dilakukan. Oleh polisi .

Dalam simulasi keamanan perkotaan, beberapa tindakan akan diterapkan, termasuk menutup beberapa jalan dan mengaktifkan beberapa pos terdepan, termasuk di perbatasan dan kota.