Reporter Tribunnews.com, Shanhandriatmo Malau, Jakarta-Tribunnews.com – Juru bicara pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa hari ini jumlah orang yang diawasi (ODP) di Indonesia adalah 181.770. Pada hari Senin, manajemen Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Graha di Jakarta Timur mengatakan pada konferensi pers Kelompok Kerja Percepatan: “Ada 181.770 staf pemantauan internal yang telah menentukan kinerja layanan pasien.” April 2020 20 hari yang lalu-sebelum Minggu (19 April 2020), jumlah orang yang diawasi (ODP) telah mencapai 178.000.

Baca: Dalam kasus pandemi korona, pertahankan harapan, Merry Riana: Jaga kekebalan, jaga iman dan jaga semangat – data ini dikumpulkan di tingkat provinsi atau kabupaten kota – — Jumlah pasien di bawah pengawasan (PDP) telah meningkat menjadi 1.634. – “Hingga 16.343 orang sedang dipantau,” kata Yuri Anto. -Hari berikutnya, populasi yang diawasi Pasi fr (PDP) mencapai 15.646. -Baca: Pembaruan DIY oleh Corona 20 April 2020: 69 pasien positif, 28 sembuh, 7 mati-Bagi mereka yang mengatakan, untuk pasien PDP, pemerintah akan segera meninjau reaksi rantai polimerase (PCR) secara real time. Dia berkata: “Kami akan segera menggunakan Covid-19 PCR real-time untuk mengkonfirmasi inspeksi.”