TRIBUNNEWS.COM – Psikolog forensik Reza Indragiri Amriel juga menunjukkan bahwa tingkat kejahatan global virus korona atau Covid-19 telah meningkat.

Reza juga membantu untuk mengetahui apakah ada yang khawatir dan khawatir tentang kejahatan ini. — Sebenarnya, menurut Reza, sejak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengeluarkan dekrit untuk membebaskan puluhan ribu tahanan, rasa takut masyarakat meningkat.

“Pembatasan kegiatan dapat membuat hidup orang dalam kesulitan. 4/2020).

Baca: Polri lebih selektif dalam menangkap penjahat untuk mencegah penyebaran virus Corona

Hasil, Reza Katakanlah jika seseorang telah meluncurkan kejahatan instrumental (seperti kejahatan properti) untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri .– Menurutnya, langkah tersebut bertepatan dengan teori psikologi kemunduran. Sebuah studi oleh Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Mengatakan, perlu lebih meningkatkan kesadaran.

Reza mengatakan: “Ada dua alasan, kejahatan terhadap anak-anak keluarga dan kejahatan online. Sekarang anak sudah di rumah untuk waktu yang lama, beberapa orang tua mungkin tidak siap untuk itu. Dia menyatakan dalam sebuah pernyataan tertulis: “Karena itu, mungkin ada berbagai pelanggaran terhadap hak-hak anak, termasuk alias kejahatan terhadap anak-anak.” Membaca: Di Covid, kejahatan dunia maya di India telah meningkat secara dramatis, dengan 19 pandemi