TRIBUNNEWS.COM – Kepala Kepolisian Jakarta Nana Sudjana menyerahkan laporan penilaian tentang implementasi pembatasan sosial skala besar (PSBB) di DKI dan sekitarnya di Jakarta. -Friday (10/4/2020) adalah hari pertama implementasi kebijakan pemerintah kemarin yang bertujuan memutus rantai penularan virus korona (Covid-19). -Polisi Kepala Nana Sudjana mengatakan bahwa secara keseluruhan, implementasi PSBB berjalan dengan baik pada hari pertama.

Meskipun demikian, partainya masih menemukan beberapa warga yang tidak mematuhi aturan PSBB.

Di antara mereka, tidak ada topeng, jumlah penumpang di angkutan umum melebihi 50% dari kapasitas penumpang, dan selalu ada penduduk.

Setelah pelaku, partainya tidak langsung menjatuhkan sanksi. — Baca: PSBB belum diimplementasikan, bahkan jika ada banyak wisatawan dari Gangagar Jakarta: menangani, jangan panik

Yang dikatakan, kemarin masih hari pertama implementasi PSBB.

Meskipun partainya mentolerir ba, dia hanya mengutuk dan memimpin kegiatan sosial yang terkait dengan aturan PSBB.

Namun, ketika seseorang tidak memakai topeng atau memakai topeng, timnya mengharuskan orang itu untuk berbalik dan tidak memasuki area.

Tidak seperti penjahat yang benar-benar memakai topeng tetapi tidak ingin menggunakannya, itu akan memberikan pendidikan.