Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Satuan Tugas Kepolisian Kota Jakarta bertanggung jawab untuk memeriksa mayat Covid-19 yang telah meninggal di tempat kejadian.

Kali ini, mayat yang terbunuh oleh tim penyaringan adalah seorang gadis dengan huruf pertama FI (19). – Investigasi mayat itu terjadi di sebuah rumah di Duren Sawit, kawasan Pondok Kelapa Jakarta. Timur, Selasa (2/6/2020) mulai pukul 12:00 hingga 15:00.

“Sus Co-19 Corp” Samapta PMJ akan mengadakan tur tubuh hari ini. Jenazah Covid-19 dimulai dengan FI, seorang wanita berusia 19 tahun dari Jakarta timur, ”kata Direktur Humas Kepolisian Metro Jaya Kepala Kepolisian Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (6/2). 2020). — Dia mengatakan bahwa jenazah itu kemudian dimakamkan di pemakaman umum Pondok Rangon (TPU) timur Jakarta – Parade jenazah tersebut dikoordinasikan dengan otoritas kesehatan Satpol PP dan Damkar. – -Yusri menjelaskan: “Situasi pemakaman aman dan menguntungkan. “Yusri menambahkan bahwa polisi daerah Métro Jaya juga memberikan kompensasi kepada keluarga korban Covid-19. Kafan dibuka dan tubuh pasien Covid-19, yang sekarang menjadi warga Sambi Boyolali, diekspos Di bawah korona.

Namun, dia tidak mau menjelaskan jumlah kompensasi kepada keluarga mayat. Membaca: Ketakutan penduduk, mayat PDP berhenti sebelum pemakaman- “Proyeksi juga diberikan kepada tubuh. Dia menyimpulkan.