Laporan oleh reporter Tribunnews.com Ilham Rian Pratama-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan bahwa persidangan korupsi (korupsi) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat masih berlanjut. Penyebab pandemi korona atau Covid-19.

Ali Fikri, mantan juru bicara KPK untuk Pengadilan Tipikor Jakarta, terus menggunakan saluran konferensi video (Vicon).

“Saat ini, ia telah mengoordinasikan teknik persidangan korupsi dengan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dan menyetujui bahwa persidangan akan dilakukan melalui konferensi video, dan prosedurnya tetap mematuhi undang-undang prosedural yang berlaku,” Ali Fikri (Ali Fikri), Kamis 2020/26/26) Beri tahu wartawan.

Baca: Maruf Amin mendesak pemerintah setempat untuk mengajukan uji cepat korona penuntutan untuk permainan

Ali Fikri mengatakan bahwa Biro Karantina Peralatan (KPK) pada hari Kamis tim diuji perangkat di Pengadilan Jakarta Pusat dan Komisi Anti-Korupsi dan akan melakukan persiapan lebih lanjut.

“Mudah-mudahan sidang akan terus dalam epidemi virus corona saat ini sehingga dapat berada dalam batas waktu yang ditentukan oleh hukum Mengatasi kasus korupsi. Sementara mencegah penyebaran Covid-19, terdakwa ditahan dan masa penahanan tidak dapat diperpanjang.

Baca: Pembaruan kasus Corona: Covid-19 kematian pasien meningkat 20, total 78 Kematian

Namun, Majelis Hakim memiliki hak untuk menunda sidang dan membatasi jumlah audiensi. Para tamu audiensi. Pengadilan berikut.

Sebagaimana dinyatakan dalam SEMA, “College of Judges dapat membatasi jumlah pengunjung yang mendengar. Jumlah orang dan jarak aman “.