Reporter Jakarta Tribunnews.com Larasati Dyah Utami – Palang Merah Indonesia (PMI) mempromosikan peran aktif masyarakat melalui kampanye pencegahan bencana komunitas (Sibat) untuk memecahkan epidemi Corona atau rantai virus Covid-19. Relawan yang dibantu oleh PMI akan secara efektif menyebarluaskan informasi tentang pencegahan Covid-19. Mereka menganjurkan agar orang-orang mencuci tangan secara teratur, menjaga jarak, tinggal di rumah dan menjalin kemitraan dengan dunia luar untuk menghindari Covid-19 .

Membaca: Bamsoet: Karena Dampak wabah Covid-19, peran masyarakat sangat penting untuk memulihkan kehidupan dan ekonomi, ini

“Di daerah perkotaan, kami mengandalkan media sosial, grup WhatsApp, tetapi di daerah pedesaan berbeda.” PMI Health Staf Kementerian Dewi Ariyani mengatakan, Kamis (23 April 2020).

Dewi terus menggunakan berbagai metode komunikasi untuk mempromosikan informasi kesehatan (memahami Promkes melalui media atau publik) mengandalkan relawan Sibat.

Memahami karakteristik relawan Sibat, lingkungan mereka memiliki nilai lebih besar untuk menyebarkan informasi pencegahan Covid-19 di masyarakat.

“Seperti di Boiolali, Sibat dari organisasi pemuda rajin melanjutkan sosialisasi itu, karena ia tahu lingkungan dan karakteristiknya, jadi ketika mendekati B, A mungkin berbeda.

Tidak jarang bagi sukarelawan untuk menggunakan kreativitas mereka untuk menyampaikan informasi, misalnya, dengan menggunakan kereta untuk menggunakan speaker atau TOA di pedesaan.Menggunakan mobil, motor, dan truk sebagai prinsip vaksinasi Woro-Woro Desa. Begitu banyak perubahan, “lanjutnya.