Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dede Yusuf, Wakil Ketua Komite X DPR meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serius menerapkan kebijakan pemagangan SMK berusia 4 tahun.

“SMK memiliki sejarah 4 tahun dan sangat cocok untuk penghubung dan pencocokan antara industri dan perdagangan, tetapi bagaimana dengan sekolah kejuruan di wilayah ini, tidak ada ‘industri, tidak ada bisnis’,” kata Dede dalam sebuah pertemuan. Pada Senin (22/6/2020) Dewan Perwakilan Komite Kesepuluh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, karena keterbatasan kegiatan bisnis dan komersial, tidak mungkin untuk sepenuhnya menerapkan sekolah kejuruan empat tahun di setiap sektor industri regional.

Membaca: Inspektur jenderal Direktur Jenderal Pendidikan Islam memeriksa gelar, dan Menteri Agama menjamin bahwa tidak ada nama yang akan diberikan

“Jika 4 tahun D, ‚Äč‚ÄčAnda dapat melakukannya” penelitian sia-sia. Karena itu, Anda benar-benar harus mempertimbangkan SMK mana yang dapat diselesaikan dalam 4 tahun, yang tidak perlu. Kata Dede.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pelatihan Kejuruan dan Kementerian Pendidikan Wikan Sakarinto menjelaskan bahwa tidak semua sekolah kejuruan akan mengadopsi masa studi 4 atau 4,5 tahun depan.

“Itu tergantung pada situasi dan kondisi, dan kepastian sumber daya manusia di industri. Kemudian, menurut kejeniusan di bidang sains, hanya 4 tahun atau bahkan 3 tahun tidak cukup, “kata Wican.

Menurutnya, masa studi empat tahun sekolah kejuruan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dan menyesuaikannya dengan waktu. Kebutuhan industri.

Wikan berkata: “Sebagian besar penelitian profesional ditambahkan dalam bentuk program magang dan dilakukan selama magang. Oleh karena itu, ini tidak akan menambah waktu belajar di kelas, tetapi meningkatkan waktu belajar di industri.

Selain itu, Wikan mengatakan bahwa aplikasi periode studi profesional empat tahun cocok untuk sekolah yang bekerja sama dengan perguruan tinggi profesional dan industri.

“Oleh karena itu, tidak semua SMK telah didirikan selama 4 tahun, yang akan menjadi yang pertama Proyek percontohan untuk memulai. 2021, “kata Wikan.