Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Herman Herry, ketua Komite Ketiga Dewan Perwakilan Rakyat, mengingatkan pengerahan petugas polisi untuk membantu orang beradaptasi dengan gaya hidup normal baru atau baru untuk mempromosikan sikap humanistik.

Herman berharap kehadiran polisi yang sebenarnya dapat mempercepat pengembangan disiplin dan sikap masyarakat selama gerakan.

“Polisi yang ditugaskan untuk fungsi adaptasi normal yang baru memberikan perhatian lebih untuk mengawasi penyebaran perjanjian sanitasi yang dilaksanakan di bawah PSBB. Herman berkata:” Ketika menggunakan rencana non-proliferasi Covid-19, masyarakat dapat benar-benar disiplin. Sehingga kurva virus korona bisa langsung turun. Herman mengatakan, Rabu (27 Mei 2020) ketika dia dikonfirmasi oleh wartawan. Polisi harus mengadopsi sikap humanis dan mengingatkan masyarakat untuk tidak memakai topeng, memperhatikan fasilitas publik, agar tidak melebihi toleransi keselamatan personel, pimpinan peleton Tim dalam rangka menjaga prinsip jarak aman dan mendidik warga tentang pentingnya disiplin dalam mengimplementasikan perjanjian kesehatan, “tambahnya.

Baca: 53,8% Tidak Puas dengan Manajemen Kinerja Cocow-19, Era Mardani Ali: Tayangan yang meragukan dan Abai – kita tahu bahwa Presiden Joko Widodo sebelumnya ( Jokowi menyebutkan bahwa mulai Selasa, anggota Polri dan TNI akan ditempatkan di 1.800 lokasi di empat provinsi dan 25 kabupaten / kota (26/05/2020).

Dalam tahap persiapan normal yang baru, total sekitar 240.000 Polisi Nasional dan TNI akan dikerahkan.

Baca: 25 area di mana aktivitas komunitas normal baru diterapkan, efisien dan menghindari penggunaan Covid-19

“Polisi Nasional harus luar biasa ketika mengelola kebutuhan personel yang dipersiapkan untuk normal baru ini Berhati-hatilah. Demikian pula, permintaan personel polisi yang ditugaskan di tempat kejadian harus benar-benar memenuhi persyaratan ini, “kata Herman.

politisi PDI-P ingat bahwa petugas polisi yang bekerja di tempat kejadian dapat menghadapi berbagai reaksi dari masyarakat.

Meski begitu, Herman meminta polisi untuk tidak terprovokasi.

“Tidak peduli bagaimana tanggapan publik, polisi harus mematuhi profesionalisme. Herman menyimpulkan bahwa petugas yang dikerahkan di lapangan harus ingat bahwa kali ini fungsinya difokuskan pada pendidikan.