Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Selama 23 hari Operasi Ketupat pada tahun 2020, sebanyak 48.472 kendaraan dikenai sanksi karena mengubah orang karena mereka mengatakan akan pulang. “Kepala komisioner Mabes Polri Penum Ahmad Ramadhan mengatakan di departemen investigasi kejahatan polisi, Senin (18/5/2020).

Baca: MUI Jakarta mendesak warga untuk menanggapi jangka menengah Covid-19 Idul Fitri melakukan analisis dua sisi dari pandemi internet – Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa ada 48.472 kendaraan termasuk mobil penumpang, kendaraan sewaan, bus, dan sepeda motor. — – “Di Jawa Selatan, Lampang, Bandon, Jakarta, Bekasi, Jawa Barat, kompensasi diterima. Ahmad Ramadhan berkata. Pada saat yang sama, terutama pada hari ke-23 Operasi Ketupat pada tahun 2020 atau pada hari Minggu (17/5/2020), 1.552 kendaraan dicegah untuk kembali ke rumah mereka dan diminta untuk melakukan transfer U:.-Baca: permintaan pendengar, setelah kapten massa pensiun. , Mengungkap nasib Keje dan Kang Komar dan dua pemain lainnya – sebelumnya, koordinator transportasi Jenderal Istiono mengatakan bahwa jumlah orang yang putus asa meningkat 10% hingga 20% dan tiba di rumah mereka sebelum minggu pertama Lebaran.

Tindakan abad ke-21 membuktikan hal ini. Pada hari Operasi Ketupat, jumlah kendaraan yang dikembalikan mencapai 45.000.

Pada saat yang sama, pada hari ke-23 Operasi Ketupat, jumlahnya meningkat menjadi 48.472 kendaraan yang dipindahkan kembali.

“Kami akan mengirim personel tambahan di setiap titik untuk memeriksa orang-orang yang ingin pulang. Nanti, 10% hingga 20% orang masih berusaha pulang,” Inspektur Jenderal Istiono Kakorlantas menambahkan, Jumat 15/05/2020) lalu di jalan tol ke Cikampek.