BABAM TRIBUNNEWS.COM-Seorang pasien berusia 19 tahun (kasus 10) menerima perawatan di Rumah Sakit Batam meninggal pada Selasa (14/4/2020).

Dilaporkan sebelumnya bahwa pria berusia 64 tahun itu dalam kondisi kesehatan yang rapuh.

Didi Kusmarjadi, kepala Layanan Kesehatan Batam, menghubungi TRIBUNBATAM.id dan mengkonfirmasi bahwa 19 pasien meninggal dalam kasus kesepuluh.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa kasus kesepuluh adalah pria berusia 64 tahun. Riwayat penyakit jantung dan penyakit paru obstruktif kronis, dan riwayat bepergian sebulan yang lalu.

Baca: Mencari pekerjaan dalam pandemi? Apple, Google, Amazon dan Facebook saat ini membuka posisi kosong – pasien adalah suami dari 08 kasus dan ayah dari 09 kasus. -Pada tanggal 31 Maret 2020, tim medis dari pusat medis setempat juga melakukan lowongan. Tes diagnostik cepat (RDT) menghasilkan “reagen”.

Setelah pemeriksaan swab, hasil yang diperoleh dikonfirmasi sebagai “positif”.

Pada tanggal 8 April 2020, pasien merasa bahwa nyeri dada kiri tidak menyebar dan memasuki punggung, dan merasakan sesak napas dan batuk disertai dahak.

Kemudian keluarganya dibawa ke ruang gawat darurat RSBP di Batam.