Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polisi melacak foto sertifikat Crownless atau Covid-19 yang diperdagangkan di platform e-commerce.

Salah satu foto yang ditemukan ada di situs web Pasar Tokopedia. Humas Polri, Panglima Kementrian Informasi, dan komisaris utama Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa pimpinan Biro Investigasi Kriminal Kepolisian Nasional Siberia (Bareskrim) sedang menyelidiki temuan tersebut. -Baca: Di Konser Kemanusiaan Persatuan, sepeda motor yang ditandatangani akan dijual di pelelangan- “Sampai sekarang penyelidikan masih berlangsung,” katanya, Sabtu (16 Mei 2020). Selama periode ini, Tokopedia menginformasikan bahwa tidak ada transaksi pada sertifikat Crown atau Covid-19.

Ekhel Chandra Wijaya, manajer senior komunikasi eksternal Tokopedia, mengatakan ia sebelumnya telah menemukan pernyataan kesehatan tentang virus Covid-19 pada platform perusahaan.

“Saat ini, kami tegaskan bahwa Tokopedia telah melarang penjualan produk dan / atau toko ilegal,” katanya dalam pernyataan resmi ke Jakarta, Kamis (14/5/2020).

Baca: Menjelaskan pertanyaan seruan Jokovi untuk berdamai dengan Corona tidak berarti menyerah: yang penting adalah menjadi produktif

Ekhel Chandra menjelaskan bahwa meskipun Tokopedia adalah UGC, setiap penjual Produk dapat diunduh secara independen, tetapi partainya tidak pernah mendukung praktik yang tidak bertanggung jawab tersebut.

“Kami terus mengambil langkah-langkah aktif untuk mempertahankan aktivitas pada platform Tokopedia sesuai dengan undang-undang yang berlaku.”

Menanggapi insiden ini, Tokopedia mengatakan bahwa ia bekerja keras untuk memastikan bahwa berbagai produk yang dijual di platform kami dalam tipe produk, Harga, judul, dan uraian semuanya sesuai dengan peraturan yang berlaku.