Laporan oleh reporter Tribunnews.com Ilham Rian Pratama-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) merilis dan membebaskan 18.062 tahanan dan anak-anak melalui rencana asimilasi dan integrasi. Kamis (2/4/2020) 3:00 siang Waktu Bagian Barat .

“Sampai jam 3:00 sore Waktu Barat, 18.062 orang diberhentikan. Jumlah orang yang berasimilasi adalah 11.700, dan jumlah orang dengan rencana integrasi adalah 6.362 “Orang yang bertanggung jawab berkata. Arah umum PAS adalah Departemen Hubungan Masyarakat dan Perjanjian, Siaran Pers Aprili, Kamis (2/4/2020). Rencana asimilasi dan integrasi ini merupakan tindak lanjut dari Kementerian Pemerintah. Hukum dan hak asasi manusia. Virus Corona atau virus Covid-19 diharapkan menyebar di lembaga pemasyarakatan (Rapas) dan pusat penahanan (pusat penahanan): Baca: Covid-19 pasien. Tanggapan ironis Sudjiwo terhadap warga Ted Joe ( Tedjo) mengungkapkan kisah sedih saat memerankan Penjabat Sutradara Film Layanan Pemasyarakatan Nugroho menyatakan bahwa partainya akan membebaskan dan membebaskan warga masyarakat, dan hingga 30.000 penduduk.

Dia menyatakan bahwa operasi harus diselesaikan dalam waktu 7 hari sesuai dengan pedoman Menkumham Yasonna H. Laoly. . Nugroho mengatakan bahwa informasi Menteri tentang implementasi Permenkumham No. 10 dalam 7 hari dapat diimplementasikan. Tindakan korektif-baca: Jokowi diminta untuk tidak mengganggu logistik dan distribusi-Yasonna merinci setidaknya empat standar yang berlaku untuk tahanan yang dapat dilepaskan melalui prosedur asimilasi dan fusi melalui mekanisme PP yang direvisi.