Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Tidak ada keraguan bahwa staf medis berada di garis depan dalam merawat pasien dengan coronavirus – mereka yang lelah bekerja dan ingin meninggalkan rumah mereka harus mendapat dukungan dari semua pihak. Entah tempat yang baik untuk tinggal atau tempat yang bergizi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemarin (26/3) mulai memberikan bantuan akomodasi batch pertama di Hotel Grand Cempaka di Jakarta Pusat. Selain memiliki tempat tinggal yang layak, juga memenuhi kebutuhan makanan staf medis. Bahkan, mereka juga memperoleh susu dari pemerintah provinsi DKI di Jakarta.

Baca: Catatan Dokter: Bisakah kita menggunakan permethrin dan obat lain untuk mengobati virus korona?

PT Jiping South Jaya Food Station menyediakan 9.210 UHT untuk staf medis yang menginap di Grand Cempaka Hotel.

“Susu diberikan kepada 1.040 staf medis COVID-19. Hotel Cempaka Putih di Jakarta Pusat,” Arief Prasetyo Adi, direktur stasiun makanan, mengatakan kepada wartawan pada hari Jumat. /2020).

Memberikan susu UHT kepada semua tenaga medis karena dianggap bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan daya tahan.

Baca: Grup Bakrie memberikan bantuan perawatan Rs 200 crore kepada kelompok kerja untuk mempercepat perawatan COVID-19 — “Tim medis tentu saja membutuhkan daya tahan yang sangat baik. Oleh karena itu, kali ini kami memberikan 9 210 UHT susu, “pungkasnya.

Kita tahu bahwa pemerintah provinsi DKI di Jakarta sedang menyiapkan hotel sendiri untuk memungkinkan pekerja tinggal di rumah sakit, dokter dan perawat yang baik.

Grand Cempaka Hotel di Cempaka Putih di pusat Jakarta adalah salah satu hotel utama.

Selain perumahan, mereka juga akan memenuhi kebutuhan makanan. Dengan cara ini, staf medis tidak perlu lagi tinggal jauh dari rumah.

Cempaka Hotel dapat menampung 220 kamar dengan 414 tempat tidur. Pada pagi hari Kamis (26/3), staf medis pertama Rumah Sakit Pasalmingu dan Rumah Sakit Tarakan dimulai, dengan total 138 orang.

“Kami berada di DKI Jakarta mulai hari ini, mempersiapkan staf medis untuk tinggal agar dokter dan perawat tetap tinggal,” kata Gubernur DKI Anies Baswedan di Balaikota DKI di Jakarta Pusat, Kamis. (2020/3/26) .

“Mereka dapat beristirahat dengan nyaman, semua kebutuhan mereka terpenuhi, mereka tidak harus jauh dari rumah,” tambah Anise.