Reporter Tribunnews.com Theresia Felisiani-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Mencegah Virus Corona atau Covid-19 dari menyebarkan pekerjaan rumah tangga atau kebijakan WFH berdampak pada pengurangan tingkat kejahatan.

Dalam pertemuan analisis dan evaluasi (Anev), tingkat kejahatan Indonesia juga berkontribusi terhadap penurunan tersebut, pertemuan tersebut dibahas oleh Asisten Aksi Polisi Nasional atau Asisten Asisten Polisi Nasional

Karo Penmas, Polisi Nasional Publik Bagian Hubungan, Brig. Ada 4.245 kasus.

Ada 4197 kasus di minggu ke-13.

Baca: Berita: Anies secara resmi mengusulkan wilayah karantina Jakarta ke pemerintah pusat- “Oleh karena itu, 48 kasus atau 1,43 kasus memang telah berkurang. Persentase pengaruh Crown terhadap Harkamtibmas,” kata Argo Yuwono.

Sebelumnya, Komisaris Hubungan Masyarakat Departemen Kepolisian Jakarta, Komisaris Polisi Yusri Yunus (Yusri Yunus) juga setuju bahwa jumlah kejahatan dan laporan telah berkurang di yurisdiksi Polder. Yusri berkata: “Memang benar ada penurunan dan itu sedang dihitung,” Yusri.

Baca: 425 pakaian yang diimpor secara ilegal dilindungi oleh bea cukai dan Polairud-ibukota “Tingkat kejahatan di kota Banda Aceh juga menurun dalam sepekan terakhir.” Polisi Kasat Reskrim Banda Aceh dari AKP M Taufiq mengatakan: “Dari polisi baru Menurut laporan itu, minggu ini telah menurun. “