TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah terus melacak kasus positif virus korona positif (Covid-19) yang masih ada di masyarakat-pada hari Jumat (22 Mei 2020), lebih dari 229.000 spesimen telah diperiksa. – Seorang juru bicara pemerintah melaporkan tentang manipulasi Covid-19, Achmad Yurianto dalam siaran pers yang dikeluarkan untuk Graha BNPB di Jakarta pada Jumat malam. Dia berkata: “Hari ini, kami meninjau sampel, dan kemudian memverifikasi data untuk menemukan hingga 9359 sampel.”

Kemudian Yuri merinci data yang ia terima tentang inspeksi.

“Di antara mereka, hasil yang diperoleh untuk kasus Covid-19 yang dikonfirmasi meningkat 634 orang.”

“Meskipun jumlah total (kasus positif) adalah 20.796 orang,” kata Yuri.

Meskipun tingkat pemulihan menunjukkan bahwa Yuri meningkat 219 orang, total pemulihan mencapai 4.575 orang. -Di sisi lain, jumlah korban yang terbunuh oleh Covid-19 meningkat hingga 48 hari ini.