Laporan oleh Reza Deni, jurnalis dari Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan ia akan menindaklanjuti permintaan beberapa gubernur untuk mengoordinasikan korona di bidang terkait pengobatan. -Tiga gubernur yang meminta informasi adalah gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan gubernur Banten Wahidin Halim.

“Kami akan menindaklanjuti koordinasi antara DKI, Jawa Barat dan Banten untuk memfasilitasi kerja sama,” Ma’ruf Amin dan Gubernur Jawa Barat Lidwan pada hari Jumat · Ridwan Kamil mengatakan pada panggilan konferensi (3/4/2020). Menurut Maruf, koordinasi ketiga provinsi ini tidak terbatas pada perlakuan Covid-19, tetapi juga mencakup masalah lain.

Baca: Sesmenpora: Jika retret PON dapat diadakan pada awal Maret 2021

Baca: Bhayangkara FC akan menyelenggarakan acara sosial untuk membantu meringankan wabah Covid-19

Baca: Waktu tidak di rumah, Poppy Sovia Extra menjaganya tetap bersih dan meminum rempah-rempah herbal

disebutkan Ma’ru, ada manajemen banjir dan perencanaan regional, harus ada koordinasi.

“Ada konsep yang komprehensif. Ternyata koordinasi juga harus menjadi prioritas. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mempromosikan upaya ini,” kata.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan untuk memberikan perhatian khusus pada pengobatan Virus Corona di Jabodetabek oleh Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin.

Yang disebut Kang Emil, tidak ada keraguan bahwa populasi Jawa Barat mencapai 50 juta, dan kegiatannya terutama dilakukan di Jabodetabek. – “Ini hampir sebesar Korea Selatan. Bapak Wakil Presiden, 70% pekerjaan pemerintah pusat dilakukan setiap hari di Jabodetabek,” kata Kon Emir dalam panggilan konferensi dengan Masur. Jumat, Rufu (3/4/2020).

“Karena itu, rakyat harus diwakili. Presiden prihatin dengan pergerakan ketiga provinsi ini,” tambahnya.

Dia mengakui bahwa tidak ada pertukaran intensif antara gubernur Jabodetabek. Menurutnya, perlu memberikan kenyamanan teknis.

Karena jika Jabodetabek kompak dan sinkron, Kang Emil memperkirakan bahwa setidaknya 70% dari distribusi Covid-19 dapat dikontrol pada satu frekuensi dalam hal strategi distribusi dan sebagainya.

Namun, ini termasuk dorongan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Banten Wahidin Halim. Emil menyarankan agar menteri memimpin pengobatan Covid-19 di Jabodetabek.

“Saya tidak dapat mengambil inisiatif karena saya tahu bahwa Tuan Agnès dan Tuan Vahiddin juga sibuk dengan pekerjaan kami.” Oleh karena itu, Anda mungkin dapat menunjuk tingkat menteri untuk melakukan pekerjaan skala reguler, “katanya .