Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah telah melarang pemulangan dan akan berlaku pada 24 April 2020.

Larangan itu langsung diterapkan oleh Joe Covey pada pertemuan terbatas konferensi video pada hari Selasa, 2020 (21/4/04). — “Pertemuan hari ini, saya juga ingin mengatakan bahwa kami akan melarang semua yang kami bawa pulang,” menurut Kompas.com, kata Presiden Jokowi.

Baca: 7 fakta unik tentang semua restoran yang dapat Anda gunakan untuk bersantap, posisi baki akan memengaruhi pilihan pelanggan — Baca: Pangeran Salman, Pochettino dan Willian menganggap Newcastle United sebagai yang utama Tujuan-Kepala negara mengharuskan stafnya untuk segera menyiapkan semua masalah yang relevan untuk melarang kembali ke rumah.

Mengenai larangan ini, penduduk Jakarta dan sekitarnya akan “dilarang” memasuki kota. Hal yang sama berlaku di area merah.

Baca: Coba oleskan masker buah ini ke kulit wajah secara sistematis, hasilnya mengejutkan

Jadi, bagaimana cara memasuki jalan tol perbatasan daerah ini? -Asep Adisaputra, kepala komisaris Kabag Penum, kepala Bagian Informasi dari Departemen Kepolisian Umum, mengatakan pada hari Senin bahwa ia telah menyiapkan dua situasi untuk ini.

“Dalam rencana aksi ini, sangat tergantung pada dia selalu berada di koridor telepon agar tidak kembali ke negara atau untuk benar-benar melarangnya. Saat ini, kami sedang mempersiapkan dua harapan atau cara,” Arthur Pu Diucapkan dalam pernyataan tertulis.

Dalam kasus pertama, jika pemerintah melarang pulang, polisi akan menutup kendaraan jalan di jalan tol dan jalan gratis.

“Ketika diputuskan bahwa pengembalian ke negara itu benar-benar dilarang, kita harus memastikan bahwa jalan akses dari Jakarta ditetapkan, dan akan ditutup di jalan tol dan jalan tol.”