Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk mengakhiri distribusi bantuan sosial tahap kedua (bantuan sosial) pada 22 Mei 2020 sebelum Idul Fitri 1441 H. alias H-2.II a dimulai pada 14 Mei — Membaca: Ketua: Sudah saatnya industri berinvestasi dalam penelitian dan inovasi-menurut data, hari ini (20/5) target distribusi bantuan sosial adalah Kepulauan Seribu dan Jakarta utara.

Besok pada 21 Mei, akan didistribusikan di Jakarta barat, dan pada 22 Mei di Jakarta selatan dan Jakarta Pusat.

“Kemudian akan didistribusikan di sebelah barat Jakarta pada 21 Mei 2020. Pada saat yang sama, akan diadakan di Jakarta selatan dan Jakarta Pusat pada 22 Mei 2020,” kata Irmansyah dalam sebuah pernyataan, Rabu (20/5/2020) Mengatakan.

Baca: Polisi membubarkan 707.000 orang dalam dua bulan terakhir. Anda dapat melihat daftar calon penerima bantuan sosial di corona.jakarta.go.id/id/information-social-aid. — Tahap kedua dari jaminan sosial DKI dan non-DKI akan diberikan kepada 2,4 juta kelompok miskin dan rentan termasuk KTP, yang berjumlah 1,1 juta. Kontrak Karya dikelola oleh pemerintah DKI, dan 1,3 juta Kontrak Karya milik Kementerian Sosial. Nilai setiap paket bantuan sosial adalah Rp 275.000 / paket, yang meliputi:

– 2 kantong beras (@ 5 kg), – 4 kotak sarden (@ 155 g), -1 kotak biskuit, -2 paket makanan Minyak (@ 0,9 lt), -1 kantong kecap (@ 520 ml), – tepung (@ 1 kg), – 2 kantong bihun (@ 32 0 gr), -1 sabun mandi. Bantuan yang diberikan untuk setiap paket adalah Rp 275.000, yang berisi beras, sarden, kerupuk, minyak goreng, kecap, tepung gandum, bubuk halus dan sabun mandi.