Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Mahfud MD, Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) mengatakan pemerintah berencana menerima infeksi virus korona selama pandemi Covid-19 untuk merilis pembatasan sosial skala besar (PSBB). — -Relaksasi kontroversial Mahfud mengurangi beban kegiatan komunitas selama implementasi PSBB, tetapi pada kenyataannya, selalu mempertimbangkan aspek keamanan. Beberapa pertimbangan relaksasi PSBB disebut Mahfud, termasuk keluhan dari orang-orang yang kesulitan hidup dan berbelanja karena aktivitas masyarakat yang terbatas.

Baca: CONNECTIONwww.pln.co. id atau WA 08122-123-123 untuk mendapatkan klaim token PLN gratis pada bulan Mei

Baca: Ini adalah obat herbal, apakah benar-benar efektif untuk pengobatan Covid-19? Lihat tips untuk memilih di antara guru-guru UGM

Baca: Apakah Anda ingat aktor Jet Li? Tampaknya ini adalah peringatan ke-57, “Mengintip potret terbaru”

“Kita tahu bahwa orang-orang mengeluh bahwa sulit untuk keluar, sulit untuk berbelanja, dll., Sulit untuk mencari nafkah. Tunggu,” acara TV pribadi Mahfud pada hari Sabtu Said (2). / 5/2020) Berikutnya.

Karena itu, Mahfud mengatakan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan untuk mengadopsi kebijakan sehingga orang masih dapat mencari nafkah, tetapi kesepakatan harus diikuti.

Ini disebut Relaksasi PSBB. Mahfud percaya bahwa pemerintah sedang mengembangkan panduan relaksasi untuk mengatur kembali kegiatan yang dapat dilakukan warga. Dia berkata: “Misalnya, restoran dapat membuka toko sesuai dengan perjanjian ini, dan kemudian orang dapat membuka toko sesuai dengan perjanjian ini, dan seterusnya. Mengingat ini, karena kita tahu bahwa terlalu terbatas juga akan membawa tekanan.” — Mahfud tidak menolak Dampak implementasi PSBB membuat orang merasa tertekan dan dipaksa. Dia menambahkan, kondisi ini akan mengurangi kekebalan tubuh. Dia berkata: “Jika tekanan pada kekebalan seseorang juga akan melemah.”

Namun, ia mengundang masyarakat untuk bersabar dan menerima pelatihan PSBB bersama. Menurutnya, yang dibutuhkan sekarang adalah solidaritas antar manusia. Dia menjelaskan di sini bersama-sama bahwa kita harus saling menjaga agar tidak terinfeksi virus corona (SARS-CoV-2), dan itu akan menyebarkan Covid-19.