Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Permintaan pemerintah provinsi (Pemprov) untuk menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di DKI telah secara resmi disetujui oleh Kementerian Kesehatan Indonesia.

Gubernur DKI Anies Baswedan mem-posting ulang PSBB di Jakarta. , Selasa (4 Juli 2020) akan mulai berlaku pada hari Jumat, 10 April 2020 dan akan berlangsung selama 14 hari.

Kepala Departemen Media dan Kesehatan Masyarakat Busroni mengatakan bahwa Kementerian Keamanan Publik segera berlaku setelah keputusan Menteri pada hari Selasa (4 April, 2020).

Dalam Pasal 13 Peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2020, tempat kerja akan dihibur.

Baca: Ulang tahun Anna Riana Regina Penkoran Ojegg Pemberi kepada Mas Pall, yang disebut proyek Setayas shaggy

Baca: para pejabat ini Memberikan gaji kepada warga Corona, bupati Corona, bupati Tanah Laut Bisakah itu pulih? — – Rasa santai bekerja di Permenkes dipahami untuk membatasi alur kerja kantor dan digantikan oleh pekerjaan yang bekerja dari rumah atau sekarang disebut pekerjaan rumahan.

Namun, semua kantor tidak akan ditutup sesuai dengan peraturan “Permenkes”.

Perusahaan yang bergerak di bidang pertahanan dan keamanan nasional, ketertiban umum, permintaan makanan, bahan bakar minyak dan gas alam masih diizinkan untuk beroperasi.

Demikian pula, perusahaan yang bergerak di bidang layanan kesehatan, ekonomi, keuangan, komunikasi, industri, impor dan ekspor, logistik dan keperluan lainnya masih dapat digunakan selama PSBB.

Selain itu, dalam lampiran, kantor yang akan terus beroperasi selama implementasi PSBB akan dijelaskan secara rinci.

Berikut ini adalah daftar lengkap kantor yang akan selalu beroperasi: satu.