Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari manajemen Covid-19, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memberikan 44 perusahaan tanggung jawab sosial perusahaan dengan total 44 penggemar untuk Yayasan BUMN.

Bantuan ini secara simbolis diberikan langsung oleh Wakil Presiden Komunikasi Korporat, Arif Prabowo. Di bawah kepemimpinan BUMN Marsdya TNI (Purn.) Eris Heriyanto di kantor Departemen BUMN, Sekretaris Yayasan BUMN Indonesia Harjawan Balaningrath menghadiri kehadiran sekretaris Tim Perawatan Penyakit Virus Korona 2019 (Covid-19), Jakarta, Kamis (23/4). / 2020)

Arif Prabowo, Wakil Presiden Komunikasi Korporat di Telkom, menjelaskan bahwa pemberian bantuan pernafasan merupakan bentuk donasi Telkom untuk mendukung upaya staf medis di rumah sakit. Pasien yang terpapar Covid-19.

Baca: Jamkrindo Bogor Service Department memberikan 166 bantuan pakaian APD kepada tim Covid-19

“Dalam situasi pandemi saat ini, ventilator saat ini adalah untuk Penting. Karena harga ventilator terus naik, dan harganya relatif tinggi, banyak rumah sakit memerlukan pasokan ventilator untuk memfasilitasi manajemen pasien, terutama mereka yang memiliki sistem pernapasan yang lemah, berharap bantuan pernapasan semacam ini dapat membantu rumah sakit. Dan institusi medis Taff “, kata Arif.

Ventilator adalah alat medis yang digunakan untuk mendukung dan membantu pernapasan pasien dengan dispnea. Tujuan dari alat ini adalah untuk memungkinkan pasien untuk bernapas dan menghirup udara seperti pernapasan normal.

Baca: Indonesia mengambil tindakan, Telkom berkomitmen untuk memerangi virus Covid-19.

Selain itu, Telkom, sebagai BUMN, terus memberikan kontribusi aktif untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi penyebaran Covid-19. Sejak menerapkan kebijakan pekerjaan rumah dan pembelajaran di rumah, Telkom telah menyiapkan layanan yang sangat baik dan dukungan jaringan telekomunikasi untuk memastikan kenyamanan pelanggan dan masyarakat selama kegiatan mereka di rumah-sejauh ini, Telkom telah menyediakan 2.989 alat pelindung diri ( APD) 9.998 liter desinfektan, 15.240 masker dan 4.350 pembersih tangan berbagai ukuran. Bantuan tersebut didistribusikan melalui kantor regional dan Witel bersama di Telkom dan BUMN di 34 provinsi di Indonesia.

Baca: Tidak di industri otomotif, Menteri Perindustrian mengungkapkan empat kelompok yang akan menghasilkan penggemar.

“Mari kita bekerja sama untuk berurusan dengan Covid-19, semoga epidemi ini akan berlalu dengan cepat, aktivitas kita dapat melanjutkan aktivitas normal” tutup Arif. (*)