Reporter laporan tribunnews.com Danang Triatmojo

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan alasan pengumuman Peraturan Gubernur No. 41 tahun 2020, peraturan Ini melibatkan pengenaan pembatasan sanksi (PSBB) pada pelanggar sosial skala besar.Selama periode PSBB, tidak ada cara lain untuk membuat masyarakat lebih disiplin dan tertib dalam penerapan aturan pembatasan fisik.

“Karena itu, selama PSBB, seluruh masyarakat harus lebih disiplin dalam menerapkan pembatasan fisik,” Anies Baswedan dari DPRD di Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (05/12) 2020) kata. -Baca: Harga emas Selasa, 12 Mei 2020, menjadi Rp. 900.000 gram per gram, berikut ini adalah informasi terperinci-karena pencegahan tidak dapat dilakukan oleh hanya beberapa orang, tetapi harus dilakukan sepenuhnya oleh orang-orang. -Di sisi lain, pelepasan peraturan gubernur juga bertujuan untuk memastikan bahwa dalam kasus ini, petugas penegak hukum Satpol PP dan SKPD terkait dapat memiliki payung hukum saat bertugas di lapangan.

Menurut peraturan gubernur, mereka mungkin memiliki dasar hukum untuk pelanggaran PSBB. Baca: Menggantung di pesawat akan membuat Millane Fernandez gugup, terbang selama 14 jam tanpa membuka topeng

“Karena polisi juga memiliki pegangan, teman-teman yang bekerja di lapangan ini harus memiliki fondasi. Kemudian dia berkata:” Mereka adalah penguasa aturan Oleh. “Baca: YouTube adalah pendengar yang diam, Boy William: Kami mulai menjadi Kelp

Anies menyarankan agar warga yang disiplin harus mematuhi peraturan implementasi PSBB, periode pandemi korona akan berakhir sesegera mungkin. Kami berharap dengan ini Menurut aturan ini, semua orang bisa menjadi lebih disiplin, “kata Anise Basvedan.