Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Partai-partai Demokrat menyetujui Presiden Jokowi (ReJO) HM Damizal (MS), yang berharap Presiden Jokowi akan mengatur kembali atau mengatur kembali kabinet untuk manajemen yang lebih cepat Covid19. — “Ya, saya hanya berpikir itu bisa (perombakan), jika asisten berbasis air tidak bisa bekerja, itu akan menghalangi visi presiden. Tetapi ini adalah hak prerogatif presiden,” kata anggota demokrasi Irwan. Hubungi Tribunnews.com di Jakarta pada Sabtu (30/5/2020).

Menurut Irwan, pada saat itu Presiden Jokovy dapat mereorganisasi kabinet untuk membuat manajemen pandemi Covid-19 lebih cepat. – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat mengatakan: “Jika seseorang tidak fokus memanipulasi Covid-19, maka ubahlah. Cepat, jadi ada percepatan.”

Baca: Polisi membuka kembali layanan SIM dan STNK, kandidat harus mematuhi perjanjian kesehatan .

Sebelumnya, Presiden Jokowi memanggil Keteteran sebagai posisi kepemimpinan kedua, terutama untuk menyelesaikan pandemi Covid-19 di Indonesia.

General Volunteer Jokowi (ReJO) HM Darmizal (HM Darmizal MS) mengungkapkan hal ini.

Damizl mengatakan bahwa Jokovy seperti berlari sendirian di sana untuk menyelesaikan masalah yang semakin kompleks. Karena itu, menurutnya perlu dilakukan perombakan kabinet. -Baca: Tidak satu pun dari delapan provinsi memiliki pengalaman yang meningkat dengan kompensasi kasus korona positif untuk pekerjaan mereka, “kata Damizal dalam sebuah pernyataan, Kamis (28/5/2020). Semua aspek sangat baik Aktif. “” Kabinet saat ini perlu dievaluasi. Setelah pandemi Covid-19 dan sekarang, Anda memerlukan seorang menteri dengan kinerja yang sangat baik. Pendirinya berkata. Lalu, cara langsung yang terbaik adalah mengatur kembali perusahaan. Partai Demokrat. Menurut Dia mengatakan bahwa Jokovy saat ini tidak membutuhkan orang yang gesit untuk membela diri dengan mulut dan bercerita sampai dia melakukannya. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi .– “Saya telah mengulangi beberapa kali bahwa karakter luar biasa Jokovy memperlakukan orang-orangnya. Semoga mimpi besar. Karena itu, kita juga harus memastikan bahwa Jokowi memiliki bantuan yang solid dalam banyak hal, realistis, dan realistis. “