Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kepala tim ahli Kelompok Kerja Nasional yang mempercepat penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa kapasitas laboratorium Indonesia telah meningkat pesat dalam tiga bulan terakhir. -Wiku menyatakan bahwa saat ini terdapat 220 laboratorium yang melakukan pengujian Covid-19 PCR.

Ini adalah upaya pemerintah untuk melacak penyebaran Covid-19 pada periode normal baru.

Hal ini disampaikan oleh Wiku pada konferensi pers yang diadakan pada hari Rabu (24/06/2020) oleh Presiden Jokowi dan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta yang beradaptasi dengan Covid -19 komunitas produktivitas dan keselamatan Kebiasaan baru tercapai. Kementerian Kesehatan sedang mengembangkan laboratorium analisis sampel Covid-19, total 139,

“Ada 220 laboratorium rujukan, jumlah total sampel telah berkurang 1.000, dan sekarang kapasitas pengujian hariannya mendekati 20.000,” Wiku Mengatakan. .– Weku mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan dari 11 departemen / lembaga untuk menyiapkan laboratorium pengujian PCR.

“Menjadi kekuatan kerja sama lintas sektor untuk menjadi Indonesia adalah prestasi luar biasa,” katanya .– Selain itu, pemerintah terus meningkatkan layanan rumah sakit (RS).

Wiku mengatakan bahwa dalam 3 bulan, 250 rumah sakit yang ada telah meningkat menjadi 1.687. Rumah Sakit Faktanya, semua data rumah sakit terkait dengan satu. Wiku mengatakan: “Distribusi rumah sakit juga meningkat menjadi 800 rumah sakit rujukan nasional dan provinsi, dan semua rumah sakit secara otomatis terhubung ke data melalui pemantauan dan laboratorium.”