Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa anggaran telah disesuaikan dan dialokasikan kembali dalam konteks penyesuaian anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden No. 4 (Inpres) 2020. Mempercepat pengelolaan Covid-19. — Menteri Perhubungan Sementara Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani siap untuk realokasi anggaran ini. Dia mengatakan pada pertemuan itu: “Manajemen Covid-19 dari Kementerian Perhubungan telah mendistribusikan kembali anggaran untuk tahun 2020 menjadi Rs 320,7 crore.” Pada hari Selasa (21/4/2020), pertukaran virtual diadakan dengan Komite Kelima Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta.

Baca: Pandemic Covid-19, Syarief Hasan mendistribusikan ribuan paket makanan dasar

Baca: Andrea Iannone masih memiliki kesempatan untuk mengendarai mobil Ducati

Baca: Harus bekerja sebelum bekerja selama pandemi Hal-hal yang harus dipersiapkan — baca: Presiden Jokowi meminta masyarakat menyediakan bahan pokok dan terjangkau — Pada saat yang sama, Luhart menjelaskan bahwa alokasi realokasi anggaran mencakup pembelian peralatan untuk mencegah penyebaran virus dan tempat kerja, Disinfeksi dengan pengawet.

“Beli alat pelindung diri, seperti masker, pembersih tangan, dll. Beli seperti 1000 mg vitamin C dan multivitamin.”

Pada saat yang sama, ia menambahkan bahwa menurut Peraturan Presiden No. 54 tahun 2020 pada tanggal 3 April 2020, peraturan tersebut melibatkan perubahan keadaan dan perincian anggaran nasional 2020. Kementerian Transportasi telah membuat penyesuaian anggaran. — “Batas maksimum awal untuk anggaran 2020 adalah 43,11 triliun rupiah, dan batas maksimum akhir adalah 36,98 triliun rupiah, sehingga dapat menghemat 6,1 triliun rupiah.”